PERAN MISMATCH REPAIR DNA PADA KARSINOGENESIS

  • Evalina P Manurung
  • Ening Krisnuhoni

Abstract

ABSTRAK Transmisi atau penurunan informasi genetik pada saat pembelahan sel memerlukan ketepatan yang tinggi untuk menjaga agar sel tetap bertahan hidup.Terdapat beberapa mekanisme untuk menjaga ketepatan sintesis DNA pada generasi sel berikutnya.Salah satu mekanisme tersebut adalah sistem Mismatch Repair (MMR). Mekanisme ini berperan penting pada ketepatan replikasi DNA terutama pada terjadinya ketidakcocokan pasangan basa. Mekanisme ini diperlukan juga sebagai respon sel terhadap terjadinya kerusakan DNA akibat pengaruh eksogen maupun endogen..Terdapat tiga protein yaitu MutS, MutL dan MutH yang berperan dalam mekanisme ini. Gen yang mengkode protein tersebut untuk mengkoreksi ketidakcocokan yang terjadi adalah MSH2 (MutS homolog 2), MSH3 (MutS homolog 3), MSH6 (MutS homolog 6), MLH1 (mutL homolog 1), PMS1 dan PMS2 (Post Meiotig Segregation yang termasuk dalam protein MutL ), dan EXO1 (exonuklease homolog 1). Defek pada MMR dianggap menyebabkan transformasi keganasan dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.Deteksi adanya perubahan genetik ini dapat dipergunakan untuk pencegahan dan terapi. Kata kunci : Mismatch repair (MMR), karsinogenesis, protein MMR, gen MMR, checkpoint.

Author Biographies

Evalina P Manurung
Departemen Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Ening Krisnuhoni
Departemen Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Published
2016-11-15