http://www.majalahpratistapatologi.com/p/index.php/journal/issue/feed Pratista Patologi 2026-05-26T04:49:16+00:00 Prof. Dr. Drs. Kusmardi, MS. Kusmardi@gmail.com Open Journal Systems <h3 style="text-align: center;">Majalah Pratista Patologi</h3> <p style="text-align: center;">Diterbitkan Oleh Paguyuban Patologi Pratista Sejak 2010</p> <table style="height: 391px;" width="866"> <tbody> <tr> <td><img style="margin-right: 10px;" src="http://majalahpratistapatologi.com/p/public/journals/1/covermpp.jpg" alt="" width="184" height="237"></td> <td> <p>Paguyuban Patologi Pratista suatu organisasi yang menghimpun staf dan pensiunan staf pengajar Departemen Patologi Anatomik FKUI, dalam program kerjanya antara lain memasukkan masalah peningkatan/penyegaran dalam bidang ilmu patologi untuk para anggota khususnya, peminat ilmu patologi umumnya.</p> <br>Salah satu cara untuk melakukan hal tersebut, mulai akhir 2010, diterbitkan Pratista Patologi, suatu majalah yang memuat tinjauan pustaka dalam ilmu patologi. Makalah tinjauan pustaka ini, dengan izin Departemen Patologi Anatomk FKUI, kami ambilkan dari bahan referat PPDS-PA semester II dan III di Departemen Patologi Anatomik FKUI.<br><br style="color: #666666; font-family: 'Lucida Grande', Verdana, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16.8px;">Departemen Patologi Anatomik,Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia <br>Jl. Salemba Raya 6, Tromol Pos 3225, Jakarta 10002 <br>Telepon/Fax : (021) 31907911</td> </tr> </tbody> </table> <p>&nbsp;</p> http://www.majalahpratistapatologi.com/p/index.php/journal/article/view/157 Integrasi Multi-Omics, Liquid Biopsy, dan Kecerdasan Buatan dalam Biomarker Kanker Kolorektal: Menuju Onkologi Presisi 2026-05-05T04:17:54+00:00 Kusmardi Kusmardi kusmardis@gmail.com <p>Colorectal cancer (CRC) remains one of the leading causes of cancer-related morbidity and mortality worldwide. Advances in molecular biology and high-throughput technologies have significantly expanded the spectrum of biomarkers used in CRC. This review provides an updated and critical synthesis of established and emerging biomarkers in colorectal cancer, focusing on their clinical roles in screening, diagnosis, prognosis, and therapeutic stratification. Established biomarkers such as RAS/BRAF mutations and microsatellite instability (MSI) are integral to clinical practice. Emerging biomarkers including circulating tumor DNA (ctDNA), DNA methylation markers, non-coding RNAs, immune-related biomarkers, and microbiome-based signatures are increasingly relevant. Integration of multi-omics approaches with artificial intelligence (AI) is expected to revolutionize precision oncology. A multi-biomarker panel approach may significantly improve clinical outcomes in CRC.</p> 2026-05-05T04:05:15+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://www.majalahpratistapatologi.com/p/index.php/journal/article/view/159 Potensi Ekspresi Wilms Tumor 1 (WT1) untuk Membedakan Tumor Vaskular dengan Malformasi Vaskular 2026-05-26T04:49:16+00:00 Risya Amelia Rahmawanti noreply@gmail.com Yayi Dwina Billianti Susanto noreply@gmail.com Riesye Arisanty noreply@gmail.com <p>Diagnosis lesi vaskular masih menjadi tantangan bagi klinisi dan dokter spesialis patologi anatomi (Sp.PA). Salah satu pusat rujukan lesi vaskular di Amerika Serikat melaporkan hanya 53% kasus dirujuk dengan diagnosis yang tepat. Berdasarkan klasifikasi <em>International Society for the Study of Vascular Anomalies</em> (ISSVA) 2025 lesi vaskular dibedakan menjadi dua kelompok besar, yakni tumor vaskular dan malformasi vaskular. Kedua entitas tersebut penting untuk dibedakan karena memiliki prognosis dan penatalaksanaan yang berbeda. Klasifikasi ISSVA disusun oleh tim multidisiplin untuk menjawab tantangan diagnosis melalui skema dan glosarium lesi vaskular yang dapat digunakan berbagai&nbsp;kalangan. Wilms Tumor 1 (WT1), yang telah dikenal sebelumnya sebagai gen penekan tumor pada nefroblastoma, memiliki aktivitas beragam termasuk peran proteinnya dalam kondisi hipoksia dan aktivasi <em>vascular endothelial growth factor</em> (VEGF). Studi lebih lanjut yang menganalisis ekspresi WT1 melalui pemeriksaan imunohistokimia mendapatkan hasil pulasan positif pada tumor vaskular, sedangkan pada malformasi vaskular pulasan umumnya negatif atau lemah. Dengan demikian ekspresi WT1 merupakan biomarker potensial dalam membedakan tumor vaskular dari malformasi vaskular.</p> 2026-05-26T04:49:16+00:00 ##submission.copyrightStatement##